Tiap kartu di bawah adalah satu style yang saya latih dari nol - bukti bahwa saya bisa berpindah bahasa visual: dari minimalis yang tenang, dark-techy yang tajam, sampai editorial yang klasik. Ini arsip yang tumbuh tiap iterasi.
Bergaya Stripe/Linear: banyak ruang putih, tipografi tegas, aksen ungu, mockup produk. Fokus pada kejernihan.
Latar gelap, glow neon, terminal, metrik besar bergradasi. Vibe developer-tool modern (Vercel/Railway).
Serif klasik, masthead, kolom, drop cap, pull-quote. Nuansa majalah cetak yang elegan dan lambat.
Kontras keras, border tebal, bayangan blok, warna mentah, grid terekspos. Sengaja "kasar" tapi rapi.
Kaca buram, blur, lapisan transparan di atas gradasi hidup. Estetika iOS / visionOS yang lembut.
Warna cerah, bentuk membulat, tombol 3D chunky, konfeti emoji saat mencentang. Ramah, hangat, main.
Soft UI monokrom: satu warna, bayangan ganda timbul & cekung. Toggle, slider, dan dial yang terasa tactile.
Landing SaaS B2B: hero jelas, logo strip, fitur grid, metrik, dan tiga tier harga. Tone bisnis yang menenangkan.
Landing produk AI kreatif: gradien animasi, glassmorphism, marquee, dan mockup app. Modern, energik, penuh warna.
Landing gadget bergaya bento: blok besar-kecil warna-warni ala Apple/Vercel. Modular, tenang, terstruktur.
Landing produk gadget imersif: hero 3D yang mengikuti pointer, orbit ring animasi, kartu tilt, dan parallax kedalaman.
Landing kopi bernuansa 70an: palet hangat, sunburst berputar, grain, tipografi slab, ticker, dan polaroid.
Poster festival gaya Swiss: grid 12 kolom ketat, Helvetica, merah/hitam/paper, ruang putih tegas, hirarki tipografi murni.
Landing brand parfum artisanal: serif Cormorant, palet emas & hitam pekat, ruang putih luas, animasi halus, ticker, piramida aroma.
Tata letak majalah kelas atas: kolom teks, drop cap, foto besar, kutipan pull-quote, hierarki editorial matang.